Perjalanan Anak Desa Menuju Gelar Doktor di Jakarta, Dr. La Uli Raih Predikat Sangat Memuaskan

Kendari – Sulrtaupdate – Dari sebuah sudut di Kelurahan Wasolangka, RT Labalia, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, lahirlah sebuah mimpi yang terus diperjuangkan hingga akhirnya mengantarkan Dr. La Uli, S.H., M.H. meraih gelar Doktor Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) Jakarta dengan predikat “Sangat Memuaskan.”

Pencapaian tersebut diraih setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Penguatan Sistem Kelembagaan Terhadap Pengelolaan Benda Sitaan Atas Barang Bukti Obyek Jaminan dalam Tindak Pidana Korupsi di Indonesia”

dalam Sidang Promosi Doktor/Ujian Terbuka Disertasi yang diselenggarakan pada Kamis, 9 Juli 2026, di Ruang Ujian Fakultas Hukum Universitas Islam As-Syafi’iyah Jakarta.Dalam proses akademik tersebut, Dr. La Uli dibimbing oleh Prof. Dr. Agus Surono, S.H., M.H. selaku Promotor dan Dr. Adek Juniunan Syaid, S.H., M.H. selaku Co-Promotor. Di hadapan dewan penguji, ia berhasil mempertahankan hasil penelitiannya dan dinyatakan lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan.”

Namun, keberhasilan itu bukanlah cerita yang lahir dalam semalam. Di balik toga doktor yang kini disandang, tersimpan perjalanan panjang yang dipenuhi perjuangan, pengorbanan, air mata, serta doa yang tidak pernah terputus. Berasal dari keluarga sederhana di Kabupaten Muna, Dr. La Uli meyakini bahwa pendidikan merupakan jalan terbaik untuk mengubah kehidupan sekaligus membuka ruang pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.

Perjalanan menuju jenjang doktoral tidak selalu berjalan mulus. Berbagai tantangan harus dihadapi, mulai dari tuntutan akademik yang tinggi, proses penelitian yang panjang, penyusunan disertasi yang menguras tenaga, pikiran, dan waktu, hingga pengorbanan untuk membagi perhatian antara keluarga, pekerjaan, dan tanggung jawab sebagai mahasiswa doktor.

Namun, setiap tantangan justru menjadi penyemangat untuk terus melangkah. Baginya, tidak ada keberhasilan yang diraih tanpa kesabaran, disiplin, dan konsistensi. Setiap proses merupakan bagian dari pembelajaran yang membentuk karakter dan memperkuat keyakinan bahwa hasil terbaik selalu lahir dari perjuangan yang sungguh-sungguh.

Disertasi yang disusunnya mengangkat isu strategis mengenai penguatan sistem kelembagaan dalam pengelolaan benda sitaan atas barang bukti objek jaminan dalam tindak pidana korupsi di Indonesia. Melalui penelitian tersebut, Dr. La Uli menawarkan gagasan akademik mengenai pentingnya pembenahan tata kelola benda sitaan agar lebih efektif, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan kepastian hukum dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Usai dinyatakan lulus, Dr. La Uli mengungkapkan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas seluruh nikmat, kemudahan, dan kekuatan yang diberikan selama menjalani pendidikan doktoral.”

Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Gelar ini bukan sekadar deretan huruf di depan nama, tetapi merupakan simbol perjuangan, pengorbanan, doa yang tidak pernah putus, serta kerja keras yang akhirnya Allah SWT balas dengan hasil yang membahagiakan.”

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak mungkin diraih seorang diri. Menurutnya, setiap langkah yang ditempuh selalu diiringi doa, dukungan, serta kepercayaan dari kedua orang tua, istri, saudara-saudara, kedua mertua, keluarga besar, para dosen, promotor, co-promotor, tim penguji, sahabat, dan seluruh pihak yang telah memberikan bimbingan, motivasi, serta semangat.

Ucapan terima kasih secara khusus dipersembahkan kepada kedua orang tuanya, terutama sang ibu yang tidak pernah berhenti mendoakan setiap langkah perjuangannya. Baginya, doa seorang ibu merupakan kekuatan yang tidak terlihat, tetapi mampu menguatkan seseorang melewati berbagai ujian kehidupan hingga mencapai keberhasilan.

Bagi Dr. La Uli, gelar doktor bukanlah garis akhir dari perjalanan menuntut ilmu. Sebaliknya, gelar tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus mengembangkan Ilmu Hukum, memberikan kontribusi terhadap pembaruan sistem hukum nasional, memperjuangkan tegaknya keadilan, serta mengabdikan ilmu pengetahuan bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Keberhasilan ini juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Muna dan Provinsi Sulawesi Tenggara. Perjalanan seorang anak desa hingga berhasil meraih gelar doktor di Jakarta membuktikan bahwa putra-putri daerah memiliki kemampuan yang sama untuk bersaing di tingkat nasional apabila memiliki tekad, kesempatan, dan kemauan untuk terus belajar.

Lebih dari sekadar kisah keberhasilan akademik, perjalanan Dr. La Uli membawa pesan bahwa tempat seseorang dilahirkan tidak pernah menentukan batas cita-citanya. Anak-anak yang tumbuh di desa memiliki peluang yang sama untuk mencapai pendidikan tertinggi selama mereka memiliki keberanian untuk bermimpi, kemauan untuk belajar, integritas dalam menjalani proses, kerja keras, serta doa yang tidak pernah berhenti.

Perjalanan dari Kelurahan Wasolangka, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, menuju ruang promosi doktor di Jakarta menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat lahir dari tempat yang sederhana. Setiap langkah kecil yang dilakukan dengan penuh kesungguhan akan mengantarkan seseorang menuju pencapaian besar.

Keberhasilan Dr. La Uli diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia, khususnya putra-putri daerah, agar tidak pernah merasa rendah diri terhadap keterbatasan yang dimiliki. Sebab, keterbatasan bukanlah alasan untuk menyerah, melainkan tantangan yang harus dijawab dengan ilmu pengetahuan, kerja keras, kejujuran, disiplin, dan doa.”

Pada akhirnya, keberhasilan bukan ditentukan oleh dari mana seseorang berasal, melainkan oleh seberapa besar keberaniannya untuk bermimpi, keteguhannya dalam berjuang, dan kesediaannya menjadikan ilmu sebagai jalan pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan mengubah kehidupan, tetapi pengabdianlah yang memberikan makna bagi setiap ilmu yang dimiliki.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *